Denyut Budaya Peranakan di Pasar Lama Tangerang

Standard

Siang itu matahari teduh di balik awan ketika saya dan teman-teman sekelas di Cultural Studies berkunjung ke salah satu kota satelit Jakarta, yaitu Tangerang. Lebih tepatnya kami mengunjungi daerah yang disebut Pasar Lama Tangerang. Lokasinya sekitar 10-15 menit berkendara menggunakan angkutan umum dari stasiun Tangerang.


Orang Cina Benteng sembahyang leluhur ya di Boen Tek Bio.

Daerah Pasar Lama Tangerang juga dikenal sebagai salah satu pecinan atau China Town yang eksis di sekitaran Jakarta. Di sana berdiri klenteng Boen Tek Bio yang menyandang gelar klenteng tertua di Tangerang. Dibangun pada tahun 1684 dan terletak di antara dua kelenteng yang menjadi “saudara”-nya, Boen San Bio dan Boen Hay Bio, Boen Tek Bio menjadi pusat kegiatan ibadah masyarakat Tionghoa di Tangerang. Konon, ketiga kelenteng ini membentuk satu garis lurus yang membentang sepanjang 16 kilomenter!

Selengkapnya di timejumble.wordpress.com: klik.

One thought on “Denyut Budaya Peranakan di Pasar Lama Tangerang

  1. Pingback: Warisan Budaya Tionghoa di Museum Benteng Heritage | a dreamer living the reality

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s