Candi Muaro Jambi: An Almost-Neglected History (Jan 24, 2014)

Standard


Me at one of the temples in Candi Muaro Jambi compounds

The place is around one-plus hour ride from the airport, assuming the average speed of the vehicles is 60-70km/h. That time at the entrance we were told to pay IDR 15.000 for entrance fee. It was not clear whether that amount was meant for 3 person (IDR 5.000 per person), or two motorbikes that we rode. We were not given any ticket whatsoever, the guards just let us inside with a smile after we paid. We were not given any brochures or maps, too. Those guards said that they had been out-of-print. Oh, well.

More at timejumble.wordpress.com: click

Advertisements

Di Pumpung Mereka Mencari Butiran Intan

Standard

Bulan lalu, tepatnya pada tanggal 23 Februari 2014, saya berkesempatan ngebolang di Banjarmasin. Walau praktisnya hanya punya satu hari untuk mengucapkan salam, saya mendapat kesempatan untuk melongok dan belajar dari kota yang identik dengan sungai, pasar terapung, soto banjar dan intan ini.

pumpung-1e
Suasana salah satu pertambangan di Pumpung. Bak-bak dibawah pipa itu menampung pasir hasil penambangan untuk nantinya dijual.

Desa Pumpung adalah tempat terakhir yang saya kunjungi dari perjalanan satu hari saya. Awalnya tidak ada rencana untuk mengunjungi desa ini, kalau bukan karena petunjuk dari Pak Bahri dan Pak Gatot, dua orang petugas Museum Lambung Mangkurat. Mereka berdua memberitahu saya bahwa ada lokasi penambangan intan yang bisa saya kunjungi, yaitu Desa Pumpung. Lokasinya tidak seberapa jauh dari museum, sekitar 12km, atau 20-30 menit naik motor dengan kecepatan santai. Klik untuk lihat peta yang digambar Pak Bahri. Letak Desa Pumpung berada di kiri jalan, dengan papan penanda yang kalau mata tidak awas bisa kelewatan.

Selengkapnya di timejumble.wordpress.com: klik.

Museum Wayang: Cinta a la Romeo Juliet & Wayang Segede Transformer!

Standard

Note: Perjalanan ini merupakan salah satu kegiatan liputan dari program Internship Wego Indonesia. Saya di minggu pertama memilih untuk menjelajahi Kota Tua dan Pasar Baru.

Artikel Museum Wayang untuk Wego Indonesia yang diedit Mba Clara Rondonuwu, tayang di sini.

Menuju Kota Tua..


Stasiun Kota aka Beos

Suasana Stasiun Kota yang hiruk pikuk segera menyambut TTM yang baru saja turun dari kereta listrik jurusan Bogor-Kota. Sudah lama sekali saya tidak bermain ke kota. Ada yang berubah, suasana stasiun ini lebih tertib. Penertiban stasiun dan penerapan sistem e-ticketing yang di setiap stasiun di Jabodetabek sepertinya membawa pengaruh positif. Ah, tak bisa berlama-lama menikmati suasana stasiun, saya dan Inna (lagi-lagi tanpa Debby), bergegas menuju tujuan kami: Kota Tua, lebih tepatnya ke Museum Wayang.

Selengkapnya di timejumble.wordpress.com: klik.

Trip LomBa (1): Dari Bali Menuju Lombok

Standard


highlight: menyiapkan itinerary, airport tax, ojek di Bali, penginapan murah di Bali dan Lombok, Damri di Lombok

Basa-Basi.
Trip ini direncanakan sejak tengah tahun 2012 karena tiket promo AirAsia (lagi!). Dengan merogoh kocek IDR 382.800 saya mendapat tiket penerbangan paling pagi (6.00 WIB) tanggal 3 Juni 2013, dan penerbangan pulang paling malam (23.20 WITA) pada 12 Juni 2013. Awalnya hanya akan bertualang di Bali saja, tapi mendekati hari H, dengan berbagai pertimbangan dan perasaan ingin mencoba bertualang ke tempat yang baru maka diputuskan untuk menambahkan Lombok sebagai destinasi pertama. Yap! Mari mulai cerita perjalanan LomBa (Lombok-Bali) ini.

Selengkapnya di timejumble.wordpress.com: klik.

Ennichisai 2013 (25-26 Mei 2013)

Standard


Irrashaimase~

Panasnya cuaca hari itu ditambah kerumunan orang yang berpakaian biasa saja dengan kaos dan jins sampai yang berdandan a la karakter anime terkenal menambah semangat saya untuk lebih cepat menghampiri acara bertajuk Ennichisai 2013, kali ini jatuh pada tanggal 25-26 Mei. Yep, bulan lalu.

Saya adalah pengunjung setia acara Ennichisai sejak pertama kali diadakan pada 4 Juli tiga tahun silam, namun di kala itu saya termasuk salah satu pengisi acara dibawah naungan U-maku Eisa Shinka, grup tari tradisional Eisa yang berasal dari Okinawa; baru tahun-tahun berikutnya saya memutuskan untuk jadi pengunjung biasa saja hehehehe..
Continue reading

Sebelum Bromo Mengamuk (13-15 Juli 2010)

Standard


Gunung Bromo dilihat dari Bukit Penanjakan.

Bromo, kaldera yang terbentuk ratusan ribu tahun yang lalu, adalah sebuah tempat yang terkenal akan hamparan padang pasir yang luas serta barisan bukit hijau nan asri. Namun di penghujung akhir tahun 2010 sampai dengan saat artikel ini ditulis (14/2/11), Bromo telah menjadi sebuah tempat yang harus diwaspadai oleh penduduk sekitar karena aktivitas vulkanik yang terus meningkat. Tidak terbayang bagaimana rupa Bromo sekarang, karena yang ada dalam ingatan saya hanyalah Bromo sebelum ia mengamuk.

Continue reading

TTM Trip: Dufan, Jakarta (April 5, 2013)

Standard


TTM goes to Dufan, yeah!

Jadi pada bulan April 2013 silam, Ancol Dufan sedang mengadakan promo yang intinya harga tiket didiskon sebesar 50%. WOW! Kapan lagi coba bisa menikmati wahana-wahana di Dufan dengan harga yang sangat murah meriah?

Nah, usulan Debby untuk bersenang-senang di Dufan pun dengan senang hati diterima oleh saya dan Ina. Du-du-dun, diputuskanlah bahwa kami akan menjambangi taman rekreasi ini pada hari Jumat, 5 April. Kenapa? Karena weekdays mean cheaper and a quiet Dufan. Ha! Like that could ever happen in Dufan (indeed Dufan is quieter than other times we have been before, but it gets better and crowd-ier as the sun goes down).

Anyway, Debby dan Ina dengan promo Indosat Buy 1 Get 1 Ticket Free dan saya sendiri dengan promo diskon 50% dari Debit Mandiri, niscaya masing-masing cuma menghabiskan uang sebesar IDR 62.500 untuk HTM Dufan. Murah kan? Ditambah lagi kita bertiga masing-masing dapat complimentary tickets untuk menonton Multimedia Show Fantastique yang sungguh fantastik! Best deal banget promonya waktu itu, ibarat kata sambil menyelam dua tiga pulau terlewati… #eh hahahaha


Tiket Dufan dan complimentary buat nonton Timun Mas di Fantastique

Ini adalah cuplikan dari seabreg foto-foto yang diambil pada hari itu.


Tuh Dufan-nya sepi banget, berasa milik pribadi x)
Continue reading