Book: The Journey ‘From Jakarta to Himalaya’ – Gola Gong

Standard


Got to thank Wego Indonesia for introducing me to this book!

The Journey — From Jakarta To Himalaya by Gola Gong

  • Language: Bahasa Indonesia
  • Year Published: 2008
  • Publisher: Maximalis-an imprint of Salamadani
  • Who doesn’t want an adventure?

    Well, tell me if there is any person who actually doesn’t want—no, scratch that verb—dream an adventure of their own. I myself do dream about it one too many times. Everyone in my circle already knows my obsession to have one in India—Kerala to be specific (just don’t ask why, the history is kind of long and what you need to know of it is that a fiction has done its best in kicking my ass and opening my eyes about the place). So well, that’s an adventure for me.

    This book is an adventure itself. It tells about a trip attempted by a man who wanted to fulfill his dream of traveling around the world. Continue reading

    Magang di @WegoID itu… (1)

    Standard


    Cerita dimulai dari sini…

    Jadi setelah menerima email “Selamat Anda Terpilih” dari Wego Indonesia di tanggal 19 Juli silam, maka dimulailah perjalanan saya sebagai anak magang dari brand yang didominasi warna hijau segar dan unyu ini. Akan berlangsung sebulan (sampai dengan 23 Agustus 2013) dengan durasi kira-kira 20 jam terbang per minggu. Lumayan saya jadi ada kegiatan sebelum memulai hidup baru sebagai mahasiswa lagi. :]

    22 Juli 2013. Minggu 1 Hari 1: Ceritanya deg-degan.

    Wah, walaupun dulu pernah jadi anak kantoran di 7Langit, punya pengalaman menulis profesional (alias dibayar untuk menulis), tetap saja saya deg-degan menghadapi hari pertama magang. Bayangkan. Ini cuma magang, loh. Tapi di TED-nya Wego Indonesia, loh. Sebuah brand yang sudah umum di dunia pemburu tiket murah.

    Am I up for this internship?
    Continue reading

    Museum Wayang: Cinta a la Romeo Juliet & Wayang Segede Transformer!

    Standard

    Note: Perjalanan ini merupakan salah satu kegiatan liputan dari program Internship Wego Indonesia. Saya di minggu pertama memilih untuk menjelajahi Kota Tua dan Pasar Baru.

    Artikel Museum Wayang untuk Wego Indonesia yang diedit Mba Clara Rondonuwu, tayang di sini.

    Menuju Kota Tua..


    Stasiun Kota aka Beos

    Suasana Stasiun Kota yang hiruk pikuk segera menyambut TTM yang baru saja turun dari kereta listrik jurusan Bogor-Kota. Sudah lama sekali saya tidak bermain ke kota. Ada yang berubah, suasana stasiun ini lebih tertib. Penertiban stasiun dan penerapan sistem e-ticketing yang di setiap stasiun di Jabodetabek sepertinya membawa pengaruh positif. Ah, tak bisa berlama-lama menikmati suasana stasiun, saya dan Inna (lagi-lagi tanpa Debby), bergegas menuju tujuan kami: Kota Tua, lebih tepatnya ke Museum Wayang.

    Selengkapnya di timejumble.wordpress.com: klik.