Nih, 5 kuliner wajib coba di Jawa Tengah

Standard

Provinsi Jawa Tengah memang menyimpan segudang tempat wisata untuk dikunjungi di kala senggang. Sebut saja ada Lawang Sewu di Semarang, Keraton Surakarta di kota asal Gubernur Jokowi, ada juga Dataran Tinggi Dieng, serta Baturraden di Kabupaten Banyumas.

Selain tempat-tempat wisata, Jawa Tengah juga memiliki keberagaman kuliner yang sayang untuk dilewatkan bila kebetulan sedang mampir di daerah-daerah Jawa Tengah tersebut. Nah, kebetulan di tahun 2013 ini saya berkesempatan mampir ke beberapa tempat di Jawa Tengah dan mencoba beberapa kuliner di sana. Sila disimak rekomendasi saya berikut :]

Selengkapnya di timejumble.wordpress.com: klik.

Advertisements

Birthday Trip P2: Baturraden (March 30, 2013)

Standard

Day two at Purwokerto was started with waking up early in the morning to buy morning snacks and ingredients for breakfast. What I loved from Purwokerto was the cheap price and delicious taste of food and snacks. It didn’t take much to have a full stomach here, and a happy tummy meant pretty much a happy-me, too 🙂


Left: The auntie who sells Kamir and Surabi near PLN Building. Right: This auntie sells gethuk and snacks-alike at Purwokerto’s traditional market

After a mouthful of breakfast, Septi and I prepared to go to Baturraden, a family recreational park located about one hour trip from Septi’s house.


Welcome to Baturraden Recreational Park!
Continue reading

Birthday Trip P1: Purwokerto (March 29, 2013)

Standard


A birthday message from me to myself…

Pada ultah ke-seperempat abad saya kemarin, seorang teman baik membelikan tiket kereta menuju ke Purwokerto, her hometown, tempat yang belum pernah saya jamah sebelumnya hehehe…

Jadi setelah menginap di Bekasi, pagi hari di tanggal 29 Maret, saya dan Septi menuju Stasiun Bekasi untuk menanti Kereta Purwojaya. Sesuai dengan jadwal, kereta berangkat pada pukul 07.00 WIB. Perjalanan selama lebih kurang 5 jam saya habiskan dengan membaca sepenggalan cerita The White Tiger karya Aravind Adiga—review here—juga dengan berdiskusi mengenai berbagai isu politik di Indonesia dengan teman duduk saya, seorang bapak yang akunya berprofesi di TNI AL, juga diskusi random dengan Septi mengenai beberapa mitos hantu Melayu.


Bakwan sobek pengganjel perut selama perjalanan kereta

Buku seru dan diskusi seru dengan Septi dan si Bapak, yang saya tidak ketahui namanya ini (karena kita sama sekali tidak kenalan, padahal diskusinya sudah panjang kali lebar banget, yah mungkin anonim lebih baik untuk kita) membuat perjalanan terasa singkat.


Hello Purwokerto!
Continue reading